WIB
Follow Us: Facebook twitter

FMP dan IPI menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tanjabbar

Senin, 30 Desember 2013 //
KUALATUNGKAL - Tiga tahun memimpin Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar),
KUALATUNGKAL - Tiga tahun memimpin Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Bupati Usman Ermulan dinilai gagal oleh Forum Masyarakat Peduli (FMP) Tanjabbar dan Ikatan Pemuda Indonesia (IPI) Tanjabbar. Tidak bisa terima kinerja Bupati Usman, FMP dan IPI menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tanjabbar, Kuala Tungkal, hari ini.

Dalam tuntutannya FMP dan IPI menuding kepemimpinan Usman Ermulan banyak kebohongannya. Visi dan misi yang dijanjikannya saat kampanye tiga tahun lalu tinggal janji dan janji manis.

Ironisnya, selama Usman Ermulan menjabat bupati banyak lahan masyarakat yang dirampas paksa oleh pemerintah dan dijual ke perusahaan demi mendapatkan fee. Masyarakat sudah jenuh dibohongi, diperdaya dan ditipu.

"Ini klimaks kemarahan warga Tanjabbar," tegas Korlap Aksi, Hendra Koto kepada infojambi.com, di sela-sela aksi unjuk rasa.

Dalam aksi itu FMP dan IPI menuntut Bupati Usman Ermulan merealisasikan janji-janji politiknya, diantaranya membebaskan lahan untuk petani di Kuala Parit 4 Sungai Saren, Tebing Tinggi, Terjun Gajah dan Simpang Abadi.

Selain itu, Bupati Usman diminta agar tidak campur tangan dalam proyek pembangunan. Pasalnya, FMP dan IPI mensinyalir Usman menerima dana gratifikasi berupa fee proyek.

"Kami mendesak Usman Ermulan segera mundur dari jabatannya karena gagal menjalankan visi dan misinya," tegas Hendra.

Aksi unjukrasa FMP dan IPI hari ini berujung bentrok antara massa dan aparat kepolisian dan Satpol PP. Pagar kantor bupati rubuh dirusak massa. (infojambi.com/DOD)

Tanjab Barat Mendapatkan Bantuan program Quick Wins sebesar Rp 2 Miliar

Senin, 16 Desember 2013 //
Panorama Kuala Tungkal

Kuala Tungkal- Tahun 2014, Bapenas RI akan meluncurkan program Quick Wins, yang merupakan program percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Dari 157 kecamatan di Indonesia, satu kecamatan di Tanjabbar termasuk yang mendapatkan bantuan program Quick Wins sebesar Rp 2 Miliar.Kecamatan yang mendapatkan bantuan program Quick Wins merupakan kecamatan yang paling banyak penduduk miskin, yakni Desa Suak Samin, Teluk Nilau dan Parit Bilal. Ketiga desa ini berdomisili di Kecamatan Pengabuan,’’ Kepala Bepemdal Tanjabbar melalui Kabid Fisik, Ria Sukrianto.Dikatakannya, bantuan makan dipergunakan untuk pengembangan jalan beton, bedah rumah, MCK, dan bantuan modal. "Sistem penggunaannya bisa hibah bisa juga berupa BLM, nanti dikoordinasikan dengan Dinas PU Provinsi Jambi," tukasnya seraya menginformasikan, kegiatan Quick Wins merupakan kegiatan yang dilaksanakan bersama masyarakat  dari Bapenas, kementerian dalam negeri, dan kementerian PU.
Sumber : jambi express


Posted via Blogaway

Tungkal di Heboh Oknum PNS berpoligami

Kamis, 12 Desember 2013 //
KUALATUNGKAL – Isu oknum PNS berpoligami heboh di Kualatungkal. Hanya saja, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tanjab Barat belum mengetahui identitas oknum PNS tersebut.
Kepala BKD Tanjab Barat Ir Zulkifli mengaku sudah menerima informasi terkait oknum PNS yang memiliki istri lebih dari satu.
"Sebenarnya saya justru kaget kok kawan-kawan media ini lebih cepat tahu informasi ini. Saya sendiri saja baru saja tahu.Tetapi saya juga masih penasaran dengan oknum yang dimaksud," jelasnya belum lama ini.
Sejauh ini, BKD belum menerima laporan resmi dari isteri sah oknum PNS tersebut. Pihaknya masih melakukan pengusutan, demi membuktikan kebenaran informasi tersebut.
Zul menjelaskan, sebenarnya sah-sah saja para PNS berpoligami tetapi harus sesuai dengan peraturan yang ada. Kata dia, selagi tidak menyalahi aturan tidak ada masalah PNS berpoligami.
"Setidaknya istri tua tidak keberatan dan hal ini ada pernyataan secara resmi dari istri tuanya. Ada izin tertulis dari atasannya.Serta ada alasan yang logis kenapa dirinya melakukan poligami,"terangnya.
"Mungkin alasannya sang istri tua sakit-sakitan,ingin punya keturunan,atau yang sifatnya bisa diterima akal sehat la,"imbuhnya
Namun dirinya juga tidak bisa memberikan vonis bersalah bagi oknum PNS yang memiliki istri lebih dari satu, apalagi memberikan sanksi.
"Ada aturannya.Kalau istri tuanya menyurati kita alias ada pengaduan keberatan dari istri tua, maka surat tersebut akan kita tindak lanjuti. Kita akan periksa dan dilakukan BAP oleh tim inspektorat, baru nanti kita lanjutkan ke pejabat Dinas Kewilayahan. Kemudian kita menindaklanjuti rekomendasi dari kewilayahan, diberhentikan atau tidak,” paparnya.
Lebih lanjut Zul menjelaskan, PNS beristeri lebih dari satu bisa saja dikenakan sanksi diberhentikan jika memang dia melakukan pelanggaran sesuai PP No 45 Tahun 1990 tentang izin kawin dan izin perceraian.
Sumber : harianjambi

Samsat Tanjab Barat Kejar Wajib Pajak

Rabu, 04 Desember 2013 //
 KUALA TUNGKAL - Pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun ini cukup tinggi. Dari target Rp 8,3 miliyar di 2013, hingga November kemarin saja khusus untuk pemasukan dari sektor PKB sudah mencapai 96 persen.
Sementara untuk pajak air permukaan sudah melampaui target, tercatat hingga November 100,3 persen dari target. Sehingga jika digabung PKB dan pajak air keseluruhan mencapai 97 persen target.
Guna mencapai target tersebut, menurut Kepala UPTD Samsat Tanjab Barat Dahlan, berbagai upaya dilakukan, diantaranya sejak Februari hingga Mei ia memfokuskan pembayaran pajak di wilayah Tungkal Ulu, Merlung, dan Tebing Tinggi.
Hal itu sengaja dilakukan, karena selama ini kendaraan bermotor yang ada di wilayah-wilayah tersebut, terutama milik karyawan perusahaan tak tergarap dalam pembayaran pajak.
Dengan cara baru, pihaknya memasuki kawasan perusahaan untuk menghimbau kepada seluruh pekerja di sana yang pajak kendaraannya sudah jatuh tempo agar membayar. "Mereka kita arahkan untuk membayar di Merlung," katanya kepada Tribun kemarin.
Dan jika keberatan untuk datang ke Merlung guna membayar pajak, Dahlan mengatakan pihaknya menggunakan sistem jemput bola dengan mengirimkan mobil Samsat ke pelosok-pelosok wilayah Ulu.
"Itulah usaha kami untuk menggali potensi pajak di Tanjab Barat. Sebenarnya masyarakat inikan mau bayar pajak, tapi mereka segan ke kantor, jadi kita yang jemput," jelasnya.
Ia pun menerangkan, bahwa sebenarnya bukan masyarakat tidak taat pajak, namun mereka tak ingin kehilangan waktu guna mengurus proses pembayaran pajak di kantor. Karena itu dengan sistem jemput bola menjadi sangat efektif.
Dengan upaya yang dilakukan, kemungkinan untuk tahun ini pemasukan dari sektor PKB dan pajak air akan over target, karena masih ada waktu satu bulan tersisa di 2013.
Jika dibanding tahun lalu, capaian target pajak tahun ini memang relatif lebih tinggi, karena di 2012 Samsat hanya mampu mencapai 98 persen. Angka 98 persen itupun hanya dengan target Rp 7,8 miliyar. "Kalau target 2012 itu, sudah terlampau sejak awal Oktober lalu," tuturnya.
Sumber : Tribun Jambi

Diperkosa Enam kali di saat tidur

KUALATUNGKAL - Kasus Persetubuhan dan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi pada senin(24/11) Kemari , Kali ini menimpan Korban berinisial NN(13) perempuan warga PT Das Kecamatan Tungkal Ulu.

Tersangka yang berinisial SH (38) laki-laki warga PT Das Kecamatan Tungkal Ulu, tega melakukan perbuatan bejatnya ini saat Korban yang masih ingusan itu sedang sendirian didalam kamarnya.

Pelaku diketahui melakukan perbuatan ini pada (9/11) dan baru di ketahui pada senin(25/11) sekitar pukul 04,00 wib saat korban sedang melakukan perbuatan bejatnya.

Namun naas bagi korban, saat melakukan perbuatan bejatnya untuk kesekian kalinya Satpam dan warga sekitarnya langsung melakukan pengerebekan terhadap tersangka SH tersebut dan langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib.

Menurut, AKBP Kuswahyudi Trisnadi melalui Kasat Reskrim Taufik Nurmandia SH, pelaku diketahui  melakukan perbuatan bejatnya ini sebanyak enam kali .

"Mulai 9 nopember 2013 sampai 25 nopember 2013, pelaku telah melakukannya sebanyak enam kali dengan melakukan ancaman terhadap korban dengan mengunakan sebilah pisau."Katanya kemarin(3/12) saat ditemui awak media diruang kerjanya.

"kejadian pemerkosaan ini sebenarnya sudah lama terjadi dan sudah diketahui oleh keluarga korban namun keluarga korban belum berani melakukan tindakan atau pun melaporkan kejadian ini kepihak kepolisian lantaran keluarganya akan di ancam."Sambung Taufik.

Saat ini pelaku SH sudah di amankan di mapolres, Untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya sesuai dengan undang-undang perlindungan anak, 81 ayat 1 no 22 tahun 2002 dengan ancaman 15 tahun penjara serta barang bukti berupa pakaian dan sebuah sajam.

Dilain tempat,pelaku SH mengatakan. Dia melakukan perbuatan ini saat di lokasi rumah korban yang saat itu lagi gelap dan mati lampu.

"Saya melakukannya saat itu  dalam keadaan sadar dan waktu melakukannya saat itu lampu dirumah sedang dalam keadaan mati lampu dan pada saat itu juga saya langsung masuk kekamar korban dengan langsung menutup mulutnya dan langsung mengancam dengan sebilah pisau."Ujarnya

Pelaku juga langsung memaksa korban dengan memaksa korban untuk membuka pakaiannya dan meminta untuk melayani pelaku.

"Saya melakukankan waktu jam saat korban sedang tidur dan saya melakukannya  sebanyak enam kali kepada korban."Katanya.
Sumber :JambiExpress

Dokter RSUD Jambi Aksi Mogok Kerja

Selasa, 26 November 2013 //
JAMBI – Dokter RSUD Raden Mattaher melakukan aksi mogok kerja, Rabu (27/11/2013). Mereka melakukan mogok kerja sebagai solidaritas atas penangkapan dokter di Manado, Sulawesi Utara. Akibat mogok ini, pelayanan poliklinik rumah sakit lumpuh.
 
Humas RSUD Raden Mattaher, Solahuddin, mengakui para dokter di rumah sakitnya melakukan aksi mogok kerja. “Tapi mogok kerjanya hari ini saja, dan yang mogok kerja khusus dokter poli saja,” jelasnya kepada Berita3jambi.com.
Namun, kata Solahuddin, dokter Instalasi Gawat Daerah (IGD) masih bertugas seperti biasa. Sehingga pasien darurat tetap mendapatkan pelayanan dengan baik.
“Secara umum pelayanan masih berjalan normal. Di ruang-ruang poli masih aktif melayani pasien karena yang mogok hanya sebagian jajaran fungsional, sementara jajaran structural masih aktif. Jadi meski dokter mogok, staf di bagian poli masih bekerja,” jelas Solahuddin.
 Sumber : berita3jambi


Beredarnya Foto Senonoh Oknum Bidan

Rabu, 13 November 2013 //
JAMBI-Terkait beredarnya foto porno oknum bidan inisial UK, pihak kepolisian masih selidiki dan melakukan klarifikasi terhadap pelaku foto porno oknum bidan yang pernah berdinas di rumah sakit umum setempat.
FOTO BUGIL : Salah satu foto oknum bidan yang diunggah pelaku di Facebook.(NET)
JAMBI-Terkait beredarnya foto porno oknum bidan inisial UK, pihak kepolisian masih selidiki dan melakukan klarifikasi terhadap pelaku foto porno oknum bidan yang pernah berdinas di rumah sakit umum setempat.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah saat dikonfirmasi kemarin (12/11) mengatakan, pihak penyidik Polres Merangin sedang melakukan klarifikasi terhadap pelaku oknum bidan. "Kepada yang bersangkutan pelaku foto porno itu sedang dimintai keterangannya dan untuk lebih jelas polisi masih lihat perkembangan kasusnya, kemungkinan ada pihak lain yang menyebarkan foto porno oknum bidan ke akun jejaring sosial facebook tersebut pihak polisi masih perlu pembuktiannya," katanya.

Untuk perkembangannya pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dilakukan penyidik Polres Merangin.

Foto porno oknum bidan UK diakun jejaring sosial itu berjumlah enam adegan atau foto yang dipampang.

Dalam kesehariannya, UK, yang foto syurnya heboh beredar di dunia maya dikenal sebagai pribadi yang supel. Ia mudah bergaul dengan siapa saja dan terkenal atas sikapnya yang ramah.

Hal itu diutarakan oleh rekan seangkatan kuliahnya di Akbid Merangin. Begitu juga dengan adik angkatan dan rekannya selama magang sebagai Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di IGD RSUD Kolonel Abundjani Bangko.

Bahkan, rekan-rekan UK mengaku kaget dengan beredarnya foto syur UK di dunia maya.

"Saya kenal betul dengan Dia (UK, red). Dia itu orangnya baik dan ramah. Baik selama waktu tinggal diasrama, sampai waktu kos setelah keluar dari asrama," ujar rekan seangkatan UK yang enggan disebutkan namanya.

"Awalnya Saya tidak yakin dengan berita yang terbit di media cetak. Tapi, setelah Saya cek di akun jejaring facebook, ternyata memang benar itu UK. Saya kaget dan tidak percaya itu UK. Sebab, Dia orangnya sangat ramah dan mudah bergaul," tambahnya.

Dikatakan, selama kuliah disemester akhir lanjutnya, UK dikabarkan menjalin hubungan asmara jarak jauh dengan seseorang yang sedang bertugas di Sumatera Selatan. Namun, rekan seangkatan UK itu tidak tahu persis seperti apa hubungan UK dengan kekasihnya.

"Seingat Saya memang begitu. Dia punya pacar yang tugas di Palembang. Tapi Saya tidak tahu seperti apa hubungannya sekarang," terangnya.

Terpisah, hal senada juga diungkapkan oleh adik angkatan UK.

"Mbak UK itu baik loh bang. Dio dak memilih-milih kawan. Kok bisa kaya’ gitu yo bang. Dari fotonyo, dio tu kek jadi korban lah. Mungkin pacar nyo tu lah yang unggah foto ke facebook. Tolong jangan sebut namo Sayo yo bang. Sayo dak enak dengan mbak UK," ungkap adik angkatan UK.

Tak jauh berbeda, rekan kerja UK di IGD RSUD Bangko juga membenarkan sikap UK yang ramah.

"Kami hanya menjadi rekan kerja selama beberapa bulan saja. Sejauh itu, Dia orangnya baik kok. Soal kejadian foto syur itu, Saya sendiri hampir tidak percaya. Tapi itu kejadiannya sudah lama. Sudah hampir sebulan. Makanya Dia tidak kerja lagi," sebutnya.

Sementara itu, dosen di Akbid Merangin enggan memberikan komentar.

"Wah, Saya tidak mau jawab pertanyaan itu. Silahkan saja tanya langsung sama Pak Supeno sebagai Kepala Akbid," tutur salah seorang dosen Akbid Merangin.

Kepala Akbid Merangin, Supeno, saat dihubungi via seluler mengaku sedang berada di Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan untuk menjalani perawatan medis.

"Saya sedang sakit dan sedang dirawat di Musi Rawas. Saya belum dengar kabar foto syur UK. Tapi, UK memang alumni Akbid Merangin tahun 2012. Soal seperti apa kepribadiannya sehari-hari, Saya juga tidak tahu persis. Maaf, Saya belum bisa mengingat lebih jauh karena Saya sedang sakit. Harap maklum ya," ucapnya di ujung telpon.

Hingga berita ini diturunkan, baik UK dan keluarga besarnya belum berhasil dikonfirmasi. Sebab, alamat UK yang sebenarnya masih simpang siur. Ada yang mengatakan UK tinggal di Kecamatan Margo Tabir dan ada yang mengatakan UK tinggal di Kecamatan Tabir Lintas.

Kapolres Merangin, AKBP Satria Yusada melalui Kasat Reskrim AKP Ike Yulianto Wicaksono menyebutkan bahwa korban saat ini sedang dalam keadaan sok.

"Kami sudah mendatangi kediaman UK. Dia sedang dalam keadaan sok berat," ujar Ike yang enggan menyebutkan dimana alamat rumah UK.

"Yang jelas, karena UK ini korban, UK bisa menuntut melalui jalur Pidana. Tapi, korban sepertinya masih enggan untuk melapor. Tentu, Kami menunggu apakah korban akan melapor atau tidak," pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Merangin, Haris yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Solahudin dan Direktur RSUD, Berman Saragih menyebutkan bahwa UK sudah tak lagi bertugas di RSUD.
                                               
"Begitu Saya mendapatkan informasi dari media, pagi tadi Saya langsung memanggil Direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan. Jadi, UK ini kan korban. Tapi, walau bagaimanapun, secara etika, tindakan UK itu tidak dibenarkan. Dan sekarang UK sudah tidak bertugas lagi," ujar Haris yang dibenarkan oleh Solahudin dan Berman Saragih.
Disinggung soal adanya kemungkinan perilaku yang sama terhadap oknum bidan lainnya, Haris menyebutkan bahwa itu kembali kepada pribadi masing-masing.

"Ketika kita menerima seorang karyawan, kita tidak tahu seperti apa masa lalunya. Jadi, kita kembalikan kepada individu masing-masing. Salah satunya adalah program menyekolahkan bidan yang saat ini sedang berlangsung," tambahnya.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Merangin, Winda menyebutkan bahwa UK tidak terdaftar di IBI Merangin. Hanya saja, Winda enggan menanggapi lebih jauh.

"Kalau mau konfirmasi soal anggota IBI, Saya jawab. Tapi, UK bukan anggota IBI Merangin. Jadi, Saya tidak mau menanggapinya," singkat Winda.
Lalu, bagaimana kondisi UK saat ini? Kapolres Merangin, AKBP Satria Yusada melalui Kasat Reskrim AKP Ike Yulianto Wicaksono menyebutkan bahwa korban saat ini sedang dalam keadaan sok.

"Kami sudah mendatangi UK. Dia sedang dalam keadaan sok berat," ujar Ike yang enggan menyebutkan dimana alamat rumah UK.

"Yang jelas, karena UK ini korban, UK bisa menuntut melalui jalur Pidana. Tapi, korban sepertinya masih enggan untuk melapor. Tentu, Kami menunggu apakah korban akan melapor atau tidak," pungkasnya. ( JE )

Kabar Gembira, 2014 Tanjab Barat terima CPNS

Sabtu, 14 September 2013 //
Usman Ermulan
KUALATUNGKAL - Kabar gembira bagi masyarakat Tanjab Barat. Pasalnya, untuk tahun 2014 penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), akan dibuka. ‘’Tahun 2014 mendatang Pemkab Tanjab Barat akan mengusulkan penerimaan CPNS, namun untuk tahun 2013 ini tidak ada penerimaan CPNS, yang ada hanya penerimaan CPNS dari honorer Kategori II,’’ ujar   Bupati Tanjab Barat, Usman Ermulan.
            Dikatakannya, APBD Tanjab Barat sangat bisa menerima CPNS. Pasalnya APBD untuk belanja pegawai hanya 31 persen. ‘’Kalau nambah sekitar 5 persen lagi untuk belanja pegawai tidak ada masalah,’’ ujarnya.
Terpisah, Kepala BKD Tanjab Barat, Zulkifli, menyebutkan pihaknya akan mengikuti instruksi bupati Tanjab Barat jika memang ada peluang penerimaan CPNS 2014. ‘’Di Tanjab Barat, memang kekurangan tenaga pegawai terutama tenaga teknis guru dan kesehatan, namun sementara ini dapat ditutupi dengan tenaga honorer yang ada,’’ tandasnya. ( JE )

Abdul Fattah Dinonaktifkan Dari Bupati Batanghari

Jumat, 13 September 2013 //
Abdul Fattah
JAMBI – Abdul Fattah resmi dinonaktifkan sebagai Bupati Batanghari. Surat penonaktifannya sudah ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi.
Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Hukum Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah, membenarkan hal tersebut. “Sudah ditandatangani Pak Menteri,” ujarnya singkat.

Untuk diketahui, penonaktifan Fattah tersebut terkait dengan statusnya saat ini sebagai terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran Kabupaten Batanghari 2004. Sebelumnya, surat usulan penonaktifan Fattah telah dikirimkan oleh Pemprov Jambi. ( MetroJambi)

Tiga Bayi Kembar Lahir di Tungkal

Rabu, 11 September 2013 //
Ilustrasi
Kuala Tungkal. Wajah riang terpancar dari Rahil Ananta (8), setelah sang ibu, Hamidah (29), memberinya tiga adik sekaligus saat melahirkan di Rumah Sakit Daud Arif Kuala Tungkal.

Terlihat, ruang anak di RSUD tersebut, juga ramai didatangi pengunjung rumah sakit yang sengaja ingin melihat tiga bayi yang dilahirkan oleh Nyonya Hamidah.

Dari keterangan yang disampaikan Kepala Ruangan Perinatologi, Vera, ke tiga bayi manis berjenis kelamin perempuan itu, lahir di tempat yang berbeda.

Bayi pertama dengan berat 1,8 Kg, pada pukul 07.40, lahir normal di ruang bersalin kebidanan, dan bayi ke dua dengan berat 2,6 Kg, serta ketiga dengan berat 1,75, lahir di ruang operasi sekitar pukul 10.00.

"Bayi ke dua dan ke tiga tidak bisa lahir normal, karena letaknya di rahim melintang, sehingga harus operasi," katanya kepada Tribunjambi.com, Selasa (11/9).

Sumber : tribunjambi

Seorang ibu melahirkan di pesawat Garuda Indonesia

Sabtu, 07 September 2013 //
Jambi - Seorang ibu melahirkan di pesawat Garuda Indonesia  nomor penerbangan GA 0132 tujuan Jakarta saat akan lepas landas dari Bandara Sultan Thaha Jambi, Sabtu."Saat itu semua penumpang sudah berada dalam pesawat dan pesawat sudah siap terbang menuju Jakarta, pilot pun sudah menhidupkan mesin, tapi tiba-tiba saja seisi pesawat geger karena teriakan dari ibu, sehingga penerbangan ditunda," kata Staf Ahli DPR RI, Nuzran Joher yang merupakan salah satu penumpang pesawat tersebut, Sabtu.Ia mengatakan peristiwa  tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB."Saat itu semua penumpang sibuk mencari dokter, kebetulan dalam pesawat ada dua orang dokter yakni dr Indrawati Sukandis  dan dr Donda Damanik, keduanya langsung memeriksa dan diketahui sang ibu sudah harus melahirkan, maka keduanya pun membantu proses persalinan saat itu juga di dalam pesawat," katanya.Sang bayi itu akhirnya berhasil lahir dengan selamat dengan proses persalinan secara normal dalam pesawat Garuda sekitar pada pukul 12.30 WIB, yang langsung disambut sorak sorai penumpang yang telah menunggu dengan harap-harap cemas.Sang ibu dan anak langsung mendapat tindakan lebih lanjut dan pesawat tujuan Jakarta itu pun terbang membawa rasa suka cita semua penumpangnya."Semua penumpang gembira, karena semua yakin sebagaimana mitosnya jika proses kelahiran terjadi dalam pesawat itu berarti membawa keberkahan dan keberuntungan," kata Nuzran.Editor:
Sumber : Antara News

Kunci Brankas ATM BNI di Tungkal Dijebol

Selasa, 27 Agustus 2013 //
Kerinciilok.com ( TRIBUNJAMBI.COM ), KUALA TUNGKAL - Setelah beberapa kali terjadi pembobolan ATM di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi, kini ATM BNI yang terletak di rumah dinas BNI Simpang Rumah Sakit Kuala Tungkal, dirusak.

Kuat dugaan pelaku berencana untuk membobol ATM tersebut, yang berisi uang sebesar Rp 400 juta.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian yang tengah olah TKP, Aiptu Hari, meski belum ada uang yang sempat diambil, namun tindakan pelaku sudah hampir dapat membuat pintu brankas ATM terbuka.

Terbukti kombinasi ATM sudah hancur, dan kunci brankas sudah berhasil dijebol. Hanya saja kemungkinan pelaku tidak sempat meraup uang tunai karena kesiangan.

Aiptu Hari juga menjelaskan, bahwa jika dilihat dari cara pembongkaran, para pelaku sudah profesional, dan dilakukan oleh lebih dari tiga orang.

"Kita lihat cara mereka ini sudah profesional. Pelaku memulai aksi dengan menyemprot CCTV menggunakan cat pilok, dan cara pembongkaran yang rapi," katanya, Selasa kemarin.

Menurutnya, transaksi terakhir di ATM tersebut pukul 01.00, malam, dan kemungkinan aksi percobaan pembongkaran ATM dilakukan sekitar pukul 03.00. "Kita sedang coba lihat CCTV terakhir, dan sidik jari latin dulu," pungkasnya.

Copyright © 2013 All rights reserved - Designed by Kadral hadi Kembali Ke Atas